Proses Manusia Belajar Menurut Al-Qur'an: Perspektif Neurosains Dan Relevansinya Dalam Pendidikan
Keywords:
Proses Belajar, Al-Qur’an, Neurosains, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses belajar manusia berdasarkan perspektif Al-Qur’an dan menghubungkannya dengan temuan dalam ilmu neurosains, serta menganalisis relevansinya dalam pengembangan pendidikan Islam yang holistik. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan desain studi pustaka sistematis. Literatur yang digunakan dipilih secara purposif dari database ilmiah dan sumber akademis terbitan 10 tahun terahir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi tematik. Temuan utama menunjukkan bahwa proses belajar dalam Al-Qur’an mencakup tiga tahapan integral: pengamatan dan persepsi, penalaran dan refleksi, serta internalisasi dan aplikasi. Ketiga tahapan ini terbukti relevan dengan fungsi-fungsi otak sebagaimana dijelaskan dalam neurosains, seperti aktivitas korteks sensorik, prefrontal, dan limbik. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat wacana neurosains spiritual, serta memiliki implikasi praktis dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang menyatukan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini juga menekankan perlunya kurikulum yang berorientasi pada fitrah manusia melalui integrasi nilai-nilai Qur’ani dan sains modern. Studi ini merekomendasikan penelitian lanjutan dengan pendekatan empiris untuk menguji model pembelajaran integratif secara langsung dalam konteks kelas.

